Kaderisasi GPI Amalatu, Firdawati Tunny; Pemuda Adalah Pilar Penting Arah Bangsa

Firdawati Tunny, Ketua Panitia Kaderisasi GPI Amalatu saat memberikan sambutan.


GPISLAM.COM, SBB - Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Islam (PC GPI) Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) gelar kegiatan kaderisasi perdana, bertempat di Aula SMA Negeri 15 SBB Desa Latu Kecamatan Amalatu, Minggu, (21/03/2021).

Turut Hadir dalam acara pembukaan Kaderisasi Perdana tersebut, Rusdi Said Sosal, SE, Anggota DPRD SBB Fraksi Hanura, Dewan Syuro GPI Maluku, Ketua Umum PW GPI Maluku, Ketua Umum PD GPI SBB, Kepala SMP Negeri Amalatu, Sekretaris Desa Latu, Kepala KUA Amalatu, OKPI dan Organisasi Pemuda Amalatu.

Firdawati Tunny, selaku Ketua Panita penyelenggara mengaku bersyukur atas terlaksananya kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Ia mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang turut mensukseskan Kegiatan Kaderisasi perdana yang bertemakan "Reorientasi Gerakan Pemuda Islam Dalam Menciptakan Kader Yang Cerdas, Agamis dan Berwawasan Global".

Dirinya kemudian menyoroti beberapa hal sebagai latar belakang pelaksanaan kegiatan Kaderisasi Di Kecamatan Amalatau.

Menurutnya, Pemuda dan Pemudi sebagai salah satu pilar penting dalam menentukan arah masa depan bangsa, sebagai bagian dari anak negeri ia menyebutkan eksistensi pemuda pemudi perlu mendapatkan perhatian dan pembinaan sehingga aktivitas pemuda dapat diarahkan kepada proses yang positif dengan tujuan untuk membangun generasi muda Islam yang memiliki kekuatan ilmu dan amal.

Kaderisasi GPI juga diharapkan akan menghasilkan calon-calon Pemimpin yang memiliki visi perubahan karena perubahan akan terjadi jika para pemuda memiliki kemampuan berpikir rasional. Hasil dari ini semua mampu melahirkan generasi muda Islam yang memiliki sikap yang tegas dan kritis terhadap persoalan Bangsa.

Dia menambanhkan langkah pemuda amalatu untuk bergabung dengan GPI karena landasan ideologi yang mengacu pada ajaran Islam Maka dirinya yakin ini akan menjadi kekuatan yang luar biasa 

Bagi dirinya Sebagai pemuda Islam yang tergabung dalam organisasi kepemudaan Islam tentu saja kader yang tercipta harus mencerminkan perilaku Islam pasca mengikuti pengkaderan yakni sebagai pemuda  Islam harus memahami iman, logika ilmu pengetahuan dan paham dengan realitas dimana manusia itu bisa menyempurnakan amal perilakunya yang berorientasikan pada skema perjalanan manusia.

Usai menyampaikan sambutanya, acara pembukaan turut dimeriahkan oleh penampilan Siswa dan Siswi TK/SD yang berasal dari Negeri Latu, Tari Sawat oleh Siswi TK Satu Atap dan Hadroh yang diperankan oleh Siswa SD Inpres dan SD Negeri Amalatu.

Posting Komentar

0 Komentar